Select Page

Sri Mulyani Menaruh Harapan Besar Pada Industri Manufaktur

Sri Mulyani Menaruh Harapan Besar Pada Industri Manufaktur

W I | Jakarta, – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaruh harapan besar pada industri manufaktur guna menggenjot pertumbuhan ekonomi tahun depan yang ditargetkan mencapai 5,3 persen. Industri manufaktur disebut harus mampu tumbuh di atas 5,4-5,8% yang dituliskan pada kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan untuk merealisasikan pertumbuhan ekonomi 5,8% salah satunya dengan konsumsi, investasi, ekspor, dan belanja pemerintah.

“Pertumbuhan ekonomi telah mulai ditopang secara seimbang oleh keempat mesin pertumbuhan, Selama manufaktur tidak tumbuh, ini akan berpengaruh ke penerimaan pajak hingga lapangan pekerjaan. Jadi pertumbuhan industri ini it’s so important,” jelas Sri Mulyani, Senin (24/9).

Rencananya, sektor industri yang memanfaatkan pendidikan vokasi bisa mendapatkan tax allowance hingga 200 persen. Sementara perusahaan yang aktif dalam kegiatan R&D bisa mendapat tax allowance hingga 300 persen.

“Sektor industri bisa tumbuh kalau didorong oleh investasi. Makanya, kami menunggu kebijakan super deductible tax dari Sri Mulyani,” tutup dia. (Red)

About The Author

Red