Select Page

Aceh Barat Rawan Kecurangan Pemilu

Aceh Barat Rawan Kecurangan Pemilu

Wahanaindonesia.com | Meulaboh, Aceh Barat – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Aceh Barat menilai kerawanan terjadi tindak pelanggaran pemilu sangat berpotensi di wilayah tugasnya, meskipun belum tiba waktu kampanye banyak para bacaleg sudah mulai melakukan secara terang-terangan.

Ketua Bawaslu, Romi Juliansyah, Sabtu (15/9/2018), mengatakan, kerawanan tersebut terjadi akibat masih kurangnya kesadaran dari peserta pemilu dalam mentaati aturan yang berlaku.

“Masih banyak yang belu paham tentang aturannya tentang pemilu yang baru, seperti tertuang dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017,” ujar Romi.

Ia menjelaskan, tindak pidana dalam pemilu yang kemungkinan besar terjadi ialah Kampanye sebelum waktunya dan proses money politik. Pihaknya saat ini terus melakukan upaya penangkalan terhadap kerawanan tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini sudah mencapi 30 pelanggaran yang ditindak oleh pihak Bawaslu Aceh Barat, berupa promosi diri yang memiliki unsur ajakan memilih dan kampanye media social baik Whatsapps maupun facebook dan lainnya.

“Sudah kita panggil pihak partai yang melanggar serta memberi teguran dan membuat nota kesepakatan jadi tindak pelanggar sudah menurun, sekarang kita masih telusuri pelanggaran lainnya,” terangnya.

Spanduk yang sudah terpasang saat ini sudah dicopot oleh pihak partai terkait, pelanggaran yang dimaksud ialah berupa promosi diri Bacaleg dan partai dengan diterakan nomor urut pencalonan serta partai.

“Untuk spanduknya ada yang sudah dicopot dan ada juga yang ditutup kalimat yang mengandung unsur ajakan,” tandas Romi. (AFM)

About The Author