Select Page

PT Pelabuhan Tanjung Priok Membahas Fokus Bisnis

PT Pelabuhan Tanjung Priok Membahas Fokus Bisnis
W I | Jakarta,- PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), anak usaha IPC/ PT Pelabuhan Indonesia (Persero) II (Pelindo II) bermetamorfosa bisnis perseroan sebagai multipurpose terminal yang melayani kargo umum non peti kemas kepada seluruh stakeholders di pelabuhan tersebut. Stakholder Coffee Morning PT.Pelabuhan Tanjung Priok di Kemayoran Jakarta, Kamis (20/9).

“Bisnis inti PTP saat ini hanya melayani non peti kemas seperti kargo umum, curah cair, dan curah kering,” papar Dirut PTP, Imanuddin saat acara “Stakeholders Coffe Morning” di Kemayoran Jakarta, Kamis (20/9).
Lanjut Imanuddin, bahwa pihaknya juga telah memperluas jangkauan layanan kapal dan tidak hanya terbatas di Pelabuhan Tanjung Priok, juga beroperasi di Pelabuhan Panjang (Lampung), Banten, Jambi dan Bengkulu.

“Kami berkomitmen pada percepatan layanan kapal dan barang di Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya untuk kegiatan kargo umum non peti kemas. Tambahnya, kami pastikan waktu tunggu kapal dan layanan bongkar muat kargo juga kini cukup efisien,” jelasnya.

Hal senada, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Hermanta mengatakan, instansinya mendukung program PTP yang menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan bertaraf global. “Kami juga kini terus berbenah agar bisa mendukung program World Class Operator Tanjung Priok,”katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DKI Jakarta, Juswandi yang hadir dalam acara tersebut berharap adanya optimalisasi lahan dan dermaga. Supaya tidak ada kapal non peti kemas yang menunggu lama.

“Salah satu kendala bagi pelaku bisnis bongkar muat yakni untuk kegiatan kargo non peti kemas yang terkendala kurangnya fasilitas dermaga dan penumpukan, sehingga dalam beberapa kasus kapal kargo breakbulk mengalami antrean untuk sandar dan bongkar muat di Priok,” paparnya.

Turut hadir dalam acara “Stakholder Coffee Morning” dengan tema “Sosiasilisasi Focus Bisnis PTP Dalam Menangani Bongkar Muat General Cargo, Curah Cair, Curah Kering atau Multipurpose”, yakni, APBMI) DKI Jakarta, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) DKI, Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) DKI, DPC Indonesia National Shipowners Assiciation (INSA) Jaya, serta Kadin Jakarta Utara. (Benny PS)

About The Author

Red