Select Page

Petani Garam di Lancang Paru, Pidie Jaya Ikuti Pelatihan Kelompok Simpan Pinjam

Petani Garam di Lancang Paru, Pidie Jaya Ikuti Pelatihan Kelompok Simpan Pinjam

WI | Pidie Jaya. – Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dalam pelaksanaan program Resilient Aceh melalui dukungan Mercy Relief kembali lakukan pelatihan bagi ratusan petani garam. Setidaknya 105 peserta yang berasal dari Gampong Lancang Paru, kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya mengikuti pelatihan kelompok simpan pinjam, atau lebih dikenal dengan credit union (CU).) 18/11/2018

 

Dalam pembukaan acara, Teuku Satria Mahmud selaku kordinator lapangan menyampaikan bahwa pelatihan ini dilakukan sebagai usaha meningkatkan taraf dan kualitas hidup masyarakat dengan membangun ketangguhan secara mandiri melalui kelompok, dimana para anggota dapat saling memperkuat satu sama lain.

 

Pelatihan yang akan dilakukan selama 20 hari tersebut akan dilakukan bersama 5 kelompok secara bertahap sebagai lanjutan dari pelatihan manajemen keuangan rumah tangga yang telah dilakukan sebulan sebelumnya.

 

“Melalui pelatihan simpan pinjam ini diharapkan kelompok petani garam lebih berperan penting dalam pengelolaan pendapatan hasil garam mereka sendiri bersama kelompoknya”, ucap Sony Suciati sebagai Fasilitator pelatihan simpan pinjam.

 

Menurut Ismail Marzuki, manajer program Resilient Aceh menyapaikan harapannya kepada peserta untuk kedepannya dapat menerapkannya segala pengetahuan dan keterampilannya. Ismail juga berharap agar semua peserta dapat solid dan saling belajar dalam kelompok.(Asd)

 

About The Author