Select Page

Mengidap Kanker, Pendiri Microsoft Paul Allen Tutup Usia

Mengidap Kanker, Pendiri Microsoft Paul Allen Tutup Usia

W I | Jakarta,- Pendiri Microsoft Paul Allen meninggal pada usia 65 tahun pada hari senin (15/10) waktu setempat. Allen meninggal setelah berjuang melawan komplikasi kanker limfoma non-hodgkin, jenis kanker yang menyerang sel darah putih yang ada di kelenjar getah bening, limpa, dan organ di dalam sistem kekebalan tubuh lainnya.

Dikutip dari Reuters, di tahun 2009 Allen didiagnosa mengidap kanker jenis lain. Kondisinya dikabarkan semakin memburuk pada 2018. Selain mengidap kanker limfoma, Allen diketahui juga mengidap jenis kanker lainnya pada awal 1980-an sebelum resmi hengkang dari Microsoft.

Bersama Bill Gates, Allen mendirikan Microsoft yang kini menjelma menjadi salah satu raksasa teknologi dunia. Usia yang terpaut dua tahun lebih tua dari Gates tak membuat keduanya menyamakan visi untuk mendirikan perusahaan.

Menurut saudara perempuan Paul, Jody Allen, Paul Allen adalah seorang sosok yang luar biasa. Ia dikenal pantang menyerah melawan penyakit yang dideritanya sejak beberapa tahun silam.

“Saudaraku adalah seorang individu yang luar biasa. Dia adalah saudara dan paman yang sangat kami sayangi, dan teman yang luar biasa,” ungkap Jody.

Dikutip KompasTekno dari CNBC, Selasa (16/10/2018), dua minggu lalu Paul sempat menyatakan ingin terus melawan penyakit yang dideritanya sembari mengerjakan berbagai proyek serta tim olahraganya, Seattle Seahawks. Namun kenyataan berkata lain. Baca Juga: Paul Allen, “Idea Man” di Balik Sejarah Microsoft CEO Microsoft, Satya Nadella pun mengungkapkan belasungkawanya lewat Twitter. Melalui pernyataan resminya, Nadella pun mengaku telah belajar banyak hal dari Paul Allen. Ia mengatakan bahwa Paul Allen adalah sosok yang tak bisa dilepaskan dari Microsoft.

“Sebagai pendiri Microsoft, dengan caranya sendiri yang tenang dan gigih, ia menciptakan produk, pengalaman, dan lembaga ajaib. Ia mengubah dunia,” ungkap Nadella dalam sebuah pernyataan. (Red)

About The Author

Red