Select Page

BMKG Peringatkan Adanya Potensi Banjir Bandang

BMKG Peringatkan Adanya Potensi Banjir Bandang

W I | Jakarta,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG telah mengingatkan adanya potensi banjir bandang di sejumlah wilayah Indonesia. Provinsi yang berpotensi terkena banjir bandang antar lain Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Maluku dan Papua, demikian penjelasan Kepala Badan Meteorologi Dr. Dwikorita baru-baru ini saat jumpa pers di Gedung BMKG Jl. Angkasa Kemayoran (17/10).

Menurutnya bahwa wilyah tersebut rentan karena berada sekitar zona tektonik aktif perbukitan struktur aktif dan curam.

“Telah dijelaskannya secara keilmuan bahwa banjir bandang dikontrol oleh tiga kondisi utama yaitu; kondisi geologi yg terjadi pada daerah hulu dari sungai sungai yang mengalir dari daerah pegunungan denan tektonik aftif, kedua adalah kondisi seismisitas atau kegempaan dan ketiga adalah curah hujan ekstrem yang memicu terjadinya banjir bandang,” ucapnya

Ketiga kondisi tersebut mengakibatkan Longsor dan runtuhan pada lereng dan lembah sungai pegunungan atau perbukitan tektonik aktif di hulu. Endapan longsor tersebut terakumulasi didalam lembah sungai yg ahirnya membendung aliran sungai dari arah hulu.

“Pada saat terjadi hujan ekstrim endapan longsor tersebut terdesak dan tertekan hingga jebol dan membentuk aliran tabah pekat campuran air sungai yang meluncur dengan kecepatan tinggi. Aliran inilah yg disebut dengan banjir bandang yg dapat mencapai beberapa kilometer dara arah hulu.” Lanjutnya.

Yang harus kita lakukan untuk antisipasi terjadinya banjir bandang adalah; agar segera meninggalkan lembah atau bantaran kali bila terlihat tanda tersebut, kedua perlu dilakukan inspeksi di hulu sungai, demikian penjelasan Ibu Bmkg (j/s)

About The Author

Red