Select Page

ACT/MRI Pidie Santuni Korban Kecelakaan Kurang Mampu

ACT/MRI Pidie Santuni Korban Kecelakaan Kurang Mampu

W I | Sigli, Pidie,-  Aksi Cepat Tanggap ( ACT )/Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie mengunjungi Syarbaini (26 tahun) di desa Laweung Gampong Cot, Pidie. Kunjungan tersebut untuk memberikan perawatan luka Dekubitus dan menyerahkan sedikit infaq untuk pengobatannya, Rabu ( 24/10/2018),

Syarbaini merupakan anak dari Ibu Puteh telah mengalami lumpuh selama 6 tahun akibat kecelakaan. Karena lama berbaring kondisi Syarbaini sekarang mengalami luka Dekubitus di punggung dan kakinya.

Ibu dari Syarbaini mengharapkan uluran tangan dari semua pihak agar membantunya untuk membeli kasur angin kesehatan sehingga dapat memberikan perawatan yang layak kepada anaknya.

Puteh mengaku hanya mengandalkan penghasilan sehari-hari dari mengayam tikar untuk makan sehari-hari saja.

“Mengingat juga ayah dari Syarbaini sudah lama meninggal dan sekarang saya yang mencari nafkah untuk kehidupan kami sehari-hari.” Jelas Puteh.

Sementara itu, Syahrul Fuadi selaku ketua ACT Pidie menjelaskan bahwa kunjungan ACT kali ini berdasarkan laporan tentang keadaan Syarbaini yang membutuhkan perawatan pasca kecelakaan 6 tahun yang lalu yang sekarang kondisinya sudah menjadi luka. Syahrul Fuadi mengharapkan kunjungan ACT kali ini bisa meringankan sedikit banyaknya keadaan Syarbaini.

“Kami juga mengharapkan agar teman-teman kita di luar sana bisa menyempatkan dan mengulurkan sedikit bantuan untuk proses penyembuhan Syarbaini,” ungkapnya. (Syw)

About The Author