Select Page

Unit Ranmor Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk Pengedar Materai Palsu

Unit Ranmor Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk Pengedar  Materai Palsu
WI I Jakarta,-
Unit Ranmor Polres Pelabuhan Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (25/4), pukul 22 00 wib, dipimpin Iptu Suprobo, ciduk pemalsu materai palsu, ujar Kasat Reskrim  Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Moh Faruk Rozi, SIK M Si,  pada wahanaindonesia com pada Selasa ( 30/4).
Ungkapnya lagi, waktu kejadian (24/4) pukul 20 30 wib di jl Raya Pelabuhan Nusantara No 1 Pelabuhan Tanjung Priok.
Masih menurutnya, modus operandi pelaku mengedarkan dan menyediakan materai tempel 6000 dengan media On Line BUKALAPAK .
Masih menurutnya, pelaku melanggar tindak pidana tentang barang siapa dengan sengaja menyimpan dengan maksud untuk diedarkan atau memasukkan ke Negara Indonesia meterai Palsu, yang dipalsukan atau yang dibuat dengan melawan hak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 huruf b Undang-Undang RI Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai, dan Barang siapa dengan sengaja memakai, menjual, menawarkan, menyerahkan, mempunyai persediaan untuk dijual, atau memasukkan ke Indonesia, meterai, tanda atau merek yang tidak asli, dipalsu atau dibikin secara melawan hukum, ataupun benda-benda di mana merek itu dibubuhkannya secara melawan hukum seolah-olah meterai, tanda atau merek itu asli, tidak dipalsu dan tidak dibikin secara melawan hukum, ataupun tidak dibubuhkan secara melawan hukum pada benda-benda itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 257 KUHP.
Kronologis kejadian berawal Tim Ranmor mendapatkan informasi adanya peredaran Materai diduga palsu dari masyarakat yang dijual dengan media online dengan situs : *https://bukalapak.com/p/tiket-voucher/tiket-voucher-lainnya/1kpjmu7-jual-mat3rai?utm_source=apps* dengan harga Rp 4.000 perkepingnya. Selanjutnya tim pada hari Rabu tanggal 24 April 2019 sekira 20.13 wib melakukan Undercover dan memesan dengan melakukan transfer ke Rekening Pelaku diwilayah Pelabuhan Tg. Priok. Dan setelah barang sampai tim mencurigai bahwa materai tempel nominal 6000 adalah benqr palsu. Selanjutnya, tim melakukan pencarian terhadap alamat pelaku penjualan Materai palsu, yang keberadaanya di wilayah Bogor Barat tepatnya di kantor JNE Pasar Jumat Provinsi Jawa Barat. Setelah diamankan Pelaku bernama Asep  Saepurohman, selanjutnya atas dasar tersebut petugas mengamankan orang tersebut dan membawa ke Polres Pelabuhan Tg. Priok, katanya.
Pelaku yaitu, Asep Saepurohman (30), warga
Kp. Tapos Babakan Rt 003 Rw 001 Kel. Tapos II Kec. Tanjolaya Kab. Bogor Provinsi Jawa Barat, sebagai Korban Negara.
Barang bukti (BB) yang diamankan yaitu,
 1 (satu) perangkat Laptop Merk LENOVO series R 500.
1 (satu) perangkat Modem Merk HUAWEI.
7 Lembar @50 keping dan 40 keping dengan total keseluruha 390 materai tempel nominal 6000 yang diduga palsu.
Uang tunai sebesar Rp 100.000,  1 (satu) buah buku tabungan TAHAPAN BCA dengan No.Rek 0953716183 a.n Asep  Saepurohman.
1 (satu) buah kartu ATM BCA 6019 0026 8219 1690 dan 2 (dua) buah KEY BCA warna biru.
Selanjutnya, 11 (sebelas) lembar bukti Pengirima JNE, 1 (satu) buah plastik bening,
1 ( satu) buah amplop kecil warna putih, 2 ( dua) buah amplop besar dan 1 ( satu ) buah Handphone merk SAMSUNG type j7 DUO warna Gold, paparnya lagi. (Benny P Silalahi)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: