Select Page

Inilah Alasan Utama Menko Perekonomian Darmin Nasution Impor Jagung

Inilah Alasan Utama Menko Perekonomian Darmin Nasution Impor Jagung

WI | Jakarta,- Pemerintah melalui Perum Bulog kembali memberikan izin Impor Jagung sebesar 280 ribu ton. Dalam pengumumannya, Perum Bulog telah membuka kran impor jagung dari Argentina dan Brasil sebanyak 150 ribu ton yang ditargetkan datang sebelum 31 Maret 2019.

Menko Perekonomian Darmin Nasution bilang, importasi jagung dilakukan atas permintaan peternak ayam. Agar harga jagung bisa diturunkan sehingga bisa mengurangi komponen biaya pakan.

“Harga di pasar itu masih terlalu tinggi sehingga mereka (peternak) berharap ada impor dari pemerintah supaya harga turun,” kata Darmin di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, seperti dikutip inilah, Selasa (29/1).

Darmin menjelaskan, pada 2018, impor jagung ditetapkan hanya sebesar 100 ribu ton karena diprediksi akan terjadi panen pada awal 2019. Akan tetapi, Darmin mengklaim, pasokan jagung masih belum bisa mencukupi kebutuhan peternak ayam baik petelur maupun pedaging. Bahkan, impor jagung yang ditambah 30 ribu ton pada awal bulan ini langsung habis diserap peternak.

“Sehingga, Bulog kemudian mengatakan karena panennya belum ada, di Jatim juga belum, maka kemudian dari hasil diskusi kita, ini harus ditambah,” klaim Darmin.

Namun begitu, Darmin menekankan, impor jagung hanya boleh dilakukan maksimal hingga pertengahan Maret 2019. Ini supaya jagung hasil impor tidak mengganggu produksi jagung dalam negeri. “Kalau hanya bisa diimpor 100 ribu ton, ya 100 ribu ton. Kalau kurang dari situ, ya kurang dari situ. Pokoknya batasnya pertengahan Maret,” tandasnya.

(Red)

About The Author

Red

Redaktur Pelaksana Tlpn/WA : 08888917522 / 085261780596 email: redaksi@wahanaindonesia.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: