Select Page

Indonesia Kecam Serangan Teror di Jolo Filipina

Indonesia Kecam Serangan Teror di Jolo Filipina

WI | Jakarta,- Indonesia mengecam dan mengutuk serangan bom di sebuah gereja di Pulau Jolo, Filipina Selatan. Setidaknya, 21 orang dikonfirmasi tewas.

“Indonesia menyatakan belasungkawa dan simpati terdalam kepada para korban dan keluarga mereka serta kepada Pemerintah Filipina,” sebut Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan resmi mereka, Senin (28/1).

Serangan dua bom diarahkan pada saat misa sebuah gereja Katolik di Jolo pada Minggu (27/1). Selain menewaskan 21 orang, serangan ini juga melukai 81 warga lainnya.

Kelompok militan Islamic State (IS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Pulau Jolo memang telah lama menjadi markas gerilyawan Abu Sayyaf yang berafiliasi pada IS.

Kelompok ini masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat (AS) dan Filipina sebagai organisasi teroris. Abu Sayyaf melakukan serangkaian pengeboman, penculikan, dan pemenggalan.

Konsulat Jenderal Indonesia di Davao City, Filipina Selatan terus memantau perkembangan situasi dan terus berkoordinasi dengan otoritas keamanan dan rumah sakit setempat. Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Indonesia berkeyakinan Pemerintah Filipina akan menemukan pelaku teror tersebut dan menghukum sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah Indonesia siap untuk memberikan bantuan, apabila diperlukan.

Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut dan bantuan konsuler, dapat menghubungi hotline KJRI Davao City: +639662455472; +639977307179. (Red)

About The Author

Red

Redaktur Pelaksana Tlpn/WA : 08888917522 / 085261780596 email: redaksi@wahanaindonesia.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: