Select Page

Cemburu

Cemburu

Oleh Chairul Bariah,
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim Peusangan
dan Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Bireuen

Akhir-akhir ini banyak media massa yang memberitakan kejadian tragis yang dialami oleh perempuan atau laki-laki baik yang sudah berkeluarga atau masih lajang. Berita itu sebagian besar disebabkan karena motif cemburu. Ada kekasih yang dibunuh, ada suami, ada istri yang jadi korban karena cemburu tanpa mencari kebenaran terlebih dahulu.

Cemburu adalah salah satu sifat manusia, dari pengalaman sehar-hari ada dua sudut pandang tentang jenis cemburu, yaitu cemburu positif dan negatif. Keduanya memiliki cara dan perlakuan yang jauh berbeda jika kita tinjau dari segi baik dan buruknya.

Untuk cemburu yang bersifat positif dapat kita lihat dari perubahan tingkah laku manusia dari sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik, terarah dan percaya diri, perubahan ini tercermin dalam kehidupan dan rutinitas kegiatannya.

Cemburu dalam bentuk negatif biasanya identik dengan iri hati, karena akal sehat tidak berlaku dalam model yang satu ini, dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Bahkan tak jarang harus berakhir di kursi pesakitan.
Rasa cemburu itu sudah ada sejak masa nabi Adam.

Kisah Qabil dan Habil anak kandung nabi Adam adalah salah satu rasa cemburu karena dijodohkan dengan saudara kembar mereka. Walaupun ayah kandungnya sudah memilih pasangan untuk keduanya, namun Habil menginginkan pasangan Qabil untuk dirinya karena lebih cantik dan dia merasa lebih berhak dengan pasangan kembarnya sendiri. Maka tak heran sampai saat ini manusia memiliki sifat cemburu.

Perasaan yang satu ini terkadang sulit di kelola dan dikendalikan. Tak jarang ada yang berakhir tragis bila cemburu itu mekar dalam urusan 3 (tiga) hal yaitu harta tahta dan wanita atau disingkat HTW.

Ada kalanya cemburu itu timbul saat melihat orang lain sukses, memiliki pendapatan lebih, membuat hati panas dan terkadang ingin menjatuhkannya. Sungguh sayang jika cemburu ini terus di pelihara akan mengakibatkan hati semakin sempit. Namun di balik semua itu bila timbul rasa cemburu, artinya secara langsung kita mengakui kekurangan kita.

Cemburu sering membuat orang lupa daratan, bahkan dalam percintaan rasa cemburu adalah bumbu penguji kesetiaan dari pasangan. Bila perasaan itu telah menggores hati banyak yang mengakhiri hubungan. Hal inilah yang menyebabkan kehidupan manusia tak lepas dari rasa cemburu.

Sifat cemburu sebenarnya baik asalkan mampu menyaring dan menyadari apa kekurangan kita dan segera memperbaikinya.

chairulb06@gmail.com

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pojok Update

Android

Download Aplikasi android: