Select Page

Polres Pelabuhan Tanjung Priok ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Polres Pelabuhan Tanjung Priok ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika

WI I Jakarta,-

Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu seberat 0,36 G oleh Selegram berinisial MM alias Millen Cyrus, Senin (23/11), di halaman parkir. 

Konferensi Pers dibuka oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP. Dr. Ahrie Sonta didampingi Wakapolres Kompol Iver, Kabagops Kompol Totok, Kasat Narkoba AKP. Reza Rahandi, SE, SIK dan PJU Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Ahrie Sonta menjelaskan, penangkapan tersebut mendapat Informasi dari masyarakat bahwa adanya penyalahgunaan Narkotika di Hotel A di kawasan Jakarta Utara pada Rabu (17/11) dan Jumat (20/11).

Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Reza Rahandi, SE, SIK, beserta anggota melaksanakan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencurigai kamar 820. Kemudian mengetuk pintu kamar tersebut ditemukan dua orang atas nama Sdr. JF dan Sdr. MM.

“Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan satu set alat untuk mengkonsumsi sabu dan alat hisap yang dibuat dari botol mineral. Sedangkan satu paket plastik berisi kristal sabu berada di atas rak piring yang berada di Kamar Hotel,” beber Reza.

Dari hasil Interograsi, sdr. MM dihubungi oleh Sdr. OR (DPO) disuruh menemani Sdr. JF kemudian Sdr. MM datang menemui Sdr. OR di TKP. Kemudian Sdr. MM, Sdr. JF, Sdr. OR dan teman perempuan Sdr. OR (DPO) minum minuman keras jenis Black Lable.

Selanjutnya, Sdr. OR mengeluarkan satu paket Sabu dan membuat bong dari botol air mineral, kemudian Sdr. OR, Sdr. MM dan teman saudara perempuan Sdr. OR mengkonsumsi sabu dengan cara bergantian di dalam kamar mandi.

Sedangkan Sdr. JF duduk di ruang tamu dan tidak mengkonsumsi sabu. Selanjutnya Sdr. OR dan teman perempuan pamitan untuk keluar pindah kamar hotel lain hendak beristirahat.

“Adapun barang bukti satu paket plastik berisi kristal putih diduga sabu-sabu berat 0,36 Gram Bruto, satu botol air mineral bentuk bong dan satu botol minuman Black Label. Pasal yang dipersangkakan adalah pasal 127 ayat (1) huruf a Undang – Undang Negara Republik Indonesia nomer 35 tahun 2008 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling lama empat tahun,” katanya lagi.(Benny P Silalahi)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *