Select Page

Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Narkoba

Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Narkoba

WI | Jakarta,- Iptu Edy Suprayitno SH MH, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyatakan dalam press releasenya, Kamis ( 21 /3) kepada wahanaindonesia.com, bahwa pada Rabu (19/3) ungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu sekira jam 15 00 wib. Lalu, sebagai tersangka yakni, Muhammad Firman Bin Abdul Gafur (25), warga Kep Penjaringan Kec Penjaringan Jakarta Utara.

“Tempat kejadian perkara  didalam rumah beralamat di Jl Muara Baru Rt 19/17 Kel Penjaringan Kec Penjaringan Jakarta Utara dan barang bukti (BB) yakni, 1 (satu) paket plastik kecil berisi krista bening shabu seberat 0,54 gram bruto. 1 (satu) plastik berisi kristal bening Sabu berat 0,31 gram bruto, 1 (satu) tempat bekas permen dan 1 (satu) handphone Samsung warna hitam”, ujarnya.

Tersangka  diduga telah melanggar   primer pasal 114 ayat (1) subsidaeir pasal 112 ayat (1)  UU No.35 th 2009 tentang Narkotika, ungkap Iptu Edy Suprayitno.

Kejadian berawal pada waktu dan tempat tersebut diatas Unit 2 Sat Resnarkoba , mendapatkan Laporan informasi dari masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa  adanya penyalah gunaan   narkotika jenis Shabu ditempat kejadian (TKP).

Selanjutnya Unit 2 dipimpin Kanit  Iptu Indarto, SH. mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan bahwa benar didalam rumah sedang melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, kemudian  dilakukan penangkapan dan penggeledahan  badan dan pakaian serta tempat tinggal ditemukan barang bukti narkotika jenis shabu sebanyak , 2 (dua) paket Sabu yang tersimpan didalam tempat bekas permen  ditemukan di laci kamar rumahnya.
Serta, satu unit handphone merk samsung warna hitam buat komunikasi dengan pembeli.

Dari hasil intrograsi sementara bahwa shabu tersebut adalah milik tersangka  yang didapat dari seorang laki-laki yang sudah dikenal dengan nama panggil  “Ancuk” keberadaan di Muara Baru namun tinggal di daerah Kapuk Cengkareng Jakarta barat dan seharga pergram Rp. 1.000.000,- dengan maksud untuk dijual kembali kepada siapa saja yang akan membelinya, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Polres Pel. Tg Priok untuk proses lebih lanjut, ujarnya lagi. (benny ps)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: