Select Page

Pelabuhan Tanjung Priok Masih Andalan Pendapatan Usaha PT JAI Tbk

Pelabuhan Tanjung Priok Masih Andalan Pendapatan Usaha PT JAI Tbk

WI I Jakarta,-

PT Jasa Armada Indonesia (PT JAI) sepanjang tahun 2018 mengalami penurunan pendapatan dibandingkan tahun 2017. Hal itu tidak menyulitkan kinerja perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017.

Dirut PT JAI, Dawam Atmosudiro, Usai RUPST perseroan, Selasa (18/6/2019) di Financial Hall Niaga Tower Jakarta menjelaskan, laba bersih perseroan pada 2017 tercapai Rp.120,43 milliar namun pada 2018 sebesar Rp.72,81 milliar, atau turun sekitar 40 persen.

Kendati demikian, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui,ditempuh tiga langkah strategis yaity,  Pertama, penetapan penggunaan laba perseroan tahun buku 2018 yang seluruhnya berjumlah Rp.72,8 milliar untuk cadangan sebesar Rp.1,45 milliar atau sekitar 2,6 persen.

Kedua, deviden tunai sebesar Rp.35,9 milliar atau 49,3 persen, dan memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian deviden tahun buku 2018.

Ketiga, disetujui laba ditahan yang belum ditentukan penggunaanya sebesar Rp.35,4 milliar atau sebesar 48,64 persen.

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT JAI, Herman Susilo menyatakan, hingga saat ini pendapatan jasa pelayanan kapal masih mendominasi segmen atau pendapatan perseroan sebesar 89,4 persen. Sedangkan sisanya dari pengelolaan kapal.

Dari jumlah itu, ujarnya, jasa pelayanan kapal di pelabuhan Tanjung Priok mendominasi pendapatan perseroan pada tahun lalu yakni 55 persen, kemudian disusul pelabuhan Palembang 14 persen,  Banten 13 persen dan Panjang 8 persen.

“Priok masih menjadi kontributor terbesar utama untuk  area pendapatan jasa layanan kapal bagi perseroan,” ujar Herman saat publik ekspos usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT JAI, Tbk, di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Dia menambahkan, selama ini, pendapatan perseroan juga masih ditopang dari pendapatan kegiatan inti atau captive market di induk perusahaannya Pelindo II.

Menurutnya lagi, PT JAI merupakan satu satunya perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan kapal di Indonesia yang mencatan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia. (benny p silalahi)


About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: