Select Page

Korda JPPR Aceh Lakukan Kunjungan Kerja ke Pidie Jaya

Korda JPPR Aceh Lakukan Kunjungan Kerja ke Pidie Jaya

WI | Pidie Jaya. – Hamdani Abdullah selaku Koordinator Daerah/Provinsi JPPR (Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat) Aceh melakukan silaturahim, diskusi ringan dan kunjungan kerjanya ke Pidie Jaya dan diterima oleh pengurus JPPR Pidie Jaya, Teuku Rahmad Danil Cotseurani di Meureudu. (17 Januari 2019).

Seperti diketahui JPPR adalah salah satu lembaga pemantau pemilu terakreditasi A dari Bawaslu RI guna memantau jalannya pelaksanaan dan tahapan pemilu baik Pilpres dan Pileg 2019 ini sampai tahapan pemilu berakhir. JPPR ditingkat pusatpun sudah mendaftarkan diri sebagai pemantau resmi (untuk) ikut berpartisipasi dalam pengawasan pemilu 2019 ini.

“Pemilu itu membutuhkan sebuah pengawasan. Kita akan bekerja sama dengan KPU/KIP Aceh dan Bawaslu/Paswaslih Aceh dan senantiasa mendorong masyarakat serta relawan untuk partisipasi dalam pemilu,” ungkap Hamdani.

Lebih lanjut Hamdani mengajak segenap elemen masyarakat Aceh untuk bergabung bersama JPPR untuk sama-sama mengawasi dan memantau jalannya pesta demokrasi 5 tahunan itu. Dimana JPPR Aceh saat ini baru satu kabupaten atau daerah yang sudah mendapatkan SK dari JPPR Pusat untuk kepengurusan di tingkat daerah yaitu JPPR Pidie Jaya.

“Mari teman-teman dan masyarakat Aceh dari  ormas apapun yang berminat bergabung dengan JPPR, segera menyusun kepengurusan di daerah masing-masing,” terang Hamdani.

Sementara itu, di tempat yang lain, Koordinator Nasional JPPR Pusat, Sunanto mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan tingkat nasional lewat door to door, seperti dengan cara pendidikan ataupun pelatihan kepada masyarakat.

Sunanto melanjutkan, pemantauan dilakukan agar proses pemilu tidak membuahkan penyesalan untuk 5 tahun ke depannya.

“Kami coba mendaftarkan diri agar teregistrasi, menjadi yang pertama melakukan pendaftaran di Bawaslu. Kalau salah dalam konteks proses ini, kita khawatirkan hasilnya 5 tahun ke depan. JPPR akan melakukan pemantauan secara nasional door to door,” ucap Sunanto.

Untuk itu JPPR diharapkan mulai sekarang ini sudah bisa mengadakan diskusi terbatas, sosialisasi dan advokasi pemantauan kepemiluan dari tingkat pusat sampai dearah. Selanjutnya pemerintah juga harus mulai melakukan sosialisasi dan pendidikan politik bagi masyarakat sehingga pesta demokrasi 2019 ini akan berjalan lebih lancar ke depannya serta agar peserta pemilu untuk mengindahkan aturan dan regulasi yang diamanatkan oleh  konstitusi. (*)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: