Select Page

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Dugaan Kepemilikan Senjata Airsoft Gun Ilegal

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Dugaan Kepemilikan Senjata Airsoft Gun Ilegal

WI | Jakarta,- Unit IV PPA Satuan Resort Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil ungkap kasus tindak pidana kepemilikan senjata Air Gun Ilegal di wilayah Kelapa Gading Jakarta Utara ada hari, Jumat (16/3).

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Moh Faruk Rozi, Sik, MSi kepada wahanaindonesia.com melalui keterangannya, Minggu (17/3).

Pengungkapan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: /K/III/2019/Resort Pel, tanggal 16 maret 2019 saat Team Cyber Patrol mendapat informasi ada pelaku diduga menawarkan atau menjual senjata Airsoft Gun Ilegal secara online melalui media sosial, Kata AKP Moh Faruk.

Menurut Moh Faruk Rozi, Pelaku berinisial (RNT,P) (28), warga Taman Mangu Indah F4/15 Rt 006 Rw 006 Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan Banten.

“Team (polisi)┬ádan pelaku berinisial RNTP (28) melakukan kesepakatan mengenai tawaran dan menentukan tempat transaksi jual beli Airsoft Gun jenis Colt Defender tersebut dengan harga Rp. 3.500.000,- (Tiga juga lima ratus ribu rupiah). setelah disepakati harga dan tempat bertransaksi, selanjutnya pelaku membawa satu pucuk senjata Airsoft Gun tersebut,” ungkap AKP Moh Faruk.

“Setibanya pelaku sekitar pukul 22.00 WIB, di wilayah Kelapa Gading Jakarta Utara, team unit PPA Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok langsung mengamankan pelaku RNTP (28) beserta satu pucuk senjata Airsoft Gun Colt Defender tanpa surat-surat yang sah,” lanjut AKP Moh Faruk.

Hasil pengungkapan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan Pelaku RNTP (28) beserta barang bukti diantanya dua pucuk senjata Airsoft Fun jenis Colt Defender series 90 merk win Gun 321 Caliber 6 mm warna hitam dan warna Chrome, tiga unit Gas CO2 isi 12g merk Gamo, dua kotak peluru Gotri 4,5 mm warna Hijau, dua unit Handcase warna Silver dan warna hitam, satu unit sepeda motor Yamaha Lexi dan satu unit Handphone samsung note 8 warna hitam beserta No. Sim Card, ungkap AKP Moh Faruk.

“Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951”, Pungkas AKP Moh Faruk

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: