Select Page

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Pencurian Bahan Pokok Beras Hampir 1Ton Merk BSM 25 KG

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap  Kasus Pencurian Bahan Pokok Beras Hampir 1Ton Merk BSM 25 KG

WI I Jakarta,-

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Bobby, menyatakan pada hari Senin (04/5) sekira jam 10 00 wib, pada perjalanan dari Karang Anyar Solo ke Batam melalaui pelabuhan Tanjung Priok yang diketahui saat bongkar di DEPO  SPIL Pelabuhan Tanjung Priok.Lanjutnya, tersangka (AK) bersama tersangka (MA) mengambil beras Merk BSM 25 Kg sebanyak 36 karung milik UD PARI KESIT Karang Anyar Solo Jawa Tengah lalu dijual kepda tersangka AR, ujarnya wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Bobby,  pada saat press release pengungkapan kasus pencurian bahan pokok Beras sejumlah 1 Ton Merk BSM 25 Kg, Kamis (14/5) di Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Kemudian, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP David Kanitero, S I K, M Si, mengungkapkan kronologis pengunkapan pencurian dengan pemberatan bahan pokok berupa beras sejumlah 36 karung merk BSM Pari Kesit kemasan 25 Kg per karung dengan berat semua 1 Ton.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor :102/K/V/2020 tanggal 8 Mei 2020, selanjutnya team dipimpin oleh Kanit I Iptu Suprobo, SH,  menindak lanjuti laporan masyarakat tersebut dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) tersangka yakni, AK ditangkap didaerah Cikarang Bekasi Kab Jawa Barat, tersangka MA dan AR ditangkap didaerah Rumah Makan Bukit Sentul Alas Roban Jawa Tengah, katanya.
Masih menurut Kasat Reskrim, dari keterangan tersangka AK yaitu Sopir Truk No Pol : B 9626 BEU milik PT Arief Mitra Raya untuk mengangkut beras milik UD Pari Kesit sebanyak 1000 karung. Setelah dihitung ada kehilangan sejumlah 36 karung, dari hasil pemeriksaan tersangka AK mengakui telah mengambil beras tersebut di Rumah makan Bukit Sentul Alas Roban bersama MA. Beras ke 35 karung itu diangkut oleh kedua tersangka menggunakan mobil colt pick up dan dijual kepada tersangka AR (penadah)  didaerah Sentul Grinsing Batang Jawa Tengah seharga Rp 6 jt atau Rp 175 rb/ karung, sisa 34 karung terjual habis kepada warga masyarakat yang tak dikenal seharga Rp180 rb hingga Rp200rb / karung.
Masih menurut Dia, hasil kejahatan tersangka ÀK alias membagi hasil penjualan beras kepada tersangka MA sebesar Rp 600 rb dan berat 1 karung beras BSM netto 25 Kg, tersangka AK terima Rp 5.4 jt.
Selaku yang bertanggung jawab atas pengiriman beras PT Arief Mitra Raya, alami kerugian sebesar Rp 9 juta, BB terlampir 9 item.
Para tersangka yakni, AK (37), warga Temanggung Jateng berperan yang menjual barang dan bongkar barang dalam mobil box, MA (29), berdomisili di Batang Jateng berperan membongkar barang dalam box dan cari pembeli dan AR (49) warga Batang Jateng berperan sebagai penadah, serta perbuatan para tersangka melanggar pidana Pasal 363 Ayat ke -4e KUHP dan terancam pidana penjara paling lama 7 tahun, pungkasnya. (Benny P Silalahi)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: