Select Page

Unit II Pidum Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Tindak Pidana Pertolongan Jahat (Penadahan )

Unit  II Pidum Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Tindak Pidana Pertolongan Jahat (Penadahan )
WI I Jakarta,-
Pada hari Minggu tanggal 12 Mei 2019 sekira pukul 21.50 wib, Unit  II Pidum di back up Tim Tekab dan Unit  Ident   berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Pertolongan Jahat (Penadahan) Terhadap 4 (empat) buah ban truck trailer berikut velgnya milik PT. Lautan  Samudra Jaya (LSJ) yang dilakukan oleh  tersangka Diskontiner  Fery  Naibaho, perbuatan tersangka melakukan tindak pidana Pertolongan Jahat (Penadahan)  diduga melanggar Pasal 480 KUHPidana yang ada kaitannya dengan Perkara Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHPidana atas nama Tersangka Carlos Pangaribuan, ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Moh Faruk Rozi, S IK, M SI pada wahanaindonesia.com, Senin (13/5).
 Tempat Kejadian Perkara di  Lapak Tambal Ban Naibaho, Pinggir Jalan R.E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara dan waktu penangkapan Minggu 12 Mei 2019 pukul 21 50 wib.
Selanjutnya, tersangka Diskontener Fery Naibaho (39), alamat KTP, Kp Sukapura Gg Swadaya Rt005/ 002 Kel Sukapura  Kec Cilincing Jakarta Utara. warga Muara Bahari Gg RS Ancol Selatan No 18 Rt 021 Rw 001 Kel Sunter Agung Kec Tanjung Priok Jakarta Utara.
Sebagai saksi 1 (Pelapor) yakni, Toro Tamba (52), berdomisili Jl Tipat Selatan Rt 015 Rw005 Kel Semper Barat Kec Cilincing Jakarta Utara. Kemudian saksi II, Tedi Sutiyadi (21) warga Kp Ranca Suuk Rt 013 Rw 002 Kel Cigoong Selatan Kec Cikulur Kab Lebak Banten, selaku supir di PT Lautan Samudra Jaya, ungkap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Moh Faruk Rozi, S IK, M Si.
Lalu, saksi III yaitu, Arief Rachman Effendi, (22),’beralamat Jl Mundu Luar Blok N/48 Rt012 Rw 011 Kel Lagoa Kec Koja Jakarta Utara dan saksi IV, Juntak, Karyawan Tambal Ban.
Lanjutnya, Barang Bukti (BB) yakni, 1 (satu) unit Pipa/Aspak ukuran baut 10 inch dan  2 (dua) buah balok kayu.
Masih menurut Kasat Reskrim, bahwa kronologis Kejadian adalah pada hari Minggu tgl 24 Maret 2019 sekira pukul 22.00 Wib Sdr. Carlos Pangaribuan,  datang ke Lapak tambal ban milik Tersangka, Fery Naibaho dan diterima oleh sdr,  Juntak  yang merupakan karyawan Tersangka, Fery Naibaho.
Kemudian sdr, Juntak, memanggil Tersangka Fery Naubaho  bahwa ada yang mau menjual velg dan ban mobil trailer. Lalu Sdr. Juntak membuka velg dan ban mobil trailer tersebut. Selanjutnya dikarenakan pada malam tersebut Tersangka,  Fery Naibaho tidak mempunyai uang tunai, Tersangka Fery Naibaho menjanjikan sdr  Carlos  Pangaribuan  bahwa uang tersebut siap pada esok hari nya.
Pada  hari Senin tanggal 25 Maret 2019 sekira pukul 13.00 Wib bertempat di  Lapak Tambal Ban milik tersangka  Fery Naibaho di Pinggir Jalan R.E. Martadinata Ancol Tanjung Priok Jakarta Utara, Tersangka Fery NAIBAHO memberikan uang hasil pembelian 4 (buah) ban  berikut velg nya  sebesar Rp. 7.000.000,- (tujuh juta rupiah) kepada Sdr. Carlos Pangaribuan selaku Sopir PT. LSJ yg mana ban berikut velg yg dijual   oleh tersangka CARLOS PANGARIBUAN tersebut  berasal dari ban dan velg truk milik PT LSJ yg dikendarai Tersangka CARLOS PANGARIBUAN dengan No. Pol. B – 9368 – UEL dan penjualan ban berikut velg tsb dilakukan tanpa seijin pemilik Truk dlm hal ini PT. LSJ, pungkasnya. benny p silalahi)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: