Select Page

BKKBN Aceh Gandeng SMA Sukma Bangsa Pidie di Program Sekolah Siaga Kependudukan

BKKBN Aceh Gandeng SMA Sukma Bangsa Pidie di Program Sekolah Siaga Kependudukan

W I | Sigli –  BKKBN Provinsi Aceh memilih SMA Sukma Bangsa Kabupaten Pidie sebagai Mitra Strategisnya dalam program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).

Kegiatan launching SSK dan Pojok Baca Kependudukan ini dibuka oleh Bupati Pidie yang diwakili oleh Bapak Barul Walidin selaku Asisten 1 Bupati Pidie. (11/12/18)

Dalam sambutan tertulisnya Bupati mengapresiasi program Sekolah Siaga Kependudukan yang digagas kantor BKKBN. Beliau menyampaikan kegelisahannya terhadap kondisi keluarga-keluarga yg tidak memikirkan kualitas dan kesejahteraan dari efek berumah tangga.

Selain itu, Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie, Muchlisan Putra dalam laporannya menyampaikan betapa kerjasama ini merupakan suatu kepercayaan yang diberikan kepada SMA Sukma Bangsa Pidie.

“Kami akan berupaya mengintegrasikan nilai-nilai kependudukan dalam setiap mata pelajaran di SMA, sehingga siswa dapat mengerti dan memahami lebih luas hal-hal yang berkaitan dengan kependudukan dan keluarga seperti dampak pernikahan di usia muda. Memang idealnya menikah itu di usia 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Drs. Sahidal Kastri, M.Pd. sebagai Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh menyampaikan betapa penduduk dunia ini semakin hari semakin bertambah, sedangkan kondisi bumi semakin sempit.

“Penduduk dunia saat ini sudah mencapai sekitar 7,4 miliar jiwa, sedangkan jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 250 juta jiwa berdasarkan Survey Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2015. Besaran jumlah penduduk tersebut tentunya dapat menjadi peluang dan ancaman dalam pengelolaan penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu Implikasi dari semakin meningkatnya jumlah penduduk dunia adalah meningkatnya persaingan antar bangsa guna pencapaian tujuan nasional negara tersebut,” ujarnya.

Kegiatan Launching SSK dan Pojok Baca Kependudukan di SMA Sukma Bangsa Pidie tersebut berakhir dengan sesi sosialisasi kepada guru-guru tentang teknis penerapan dan pengintegrasian nilai-nilai kependudukan dalam setiap mata pelajaran. Sesi ini diisi oleh Bapak Drs. Thaharuddin, M.A. dari perwakilan kantor Kemenag Provinsi Aceh. (Red/Muc)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: