Select Page

Unit III Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Kasus Pemalsuan Mata Uang Dan Uang Kertas Dari Berbagai Negara

Unit III Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok  Ungkap Kasus Pemalsuan Mata Uang  Dan Uang Kertas Dari Berbagai Negara

 

WI I Jakarta,-

Jaringan sejumlah mata uang asing di ungkap Tim Sat Reskrim  Polres Pelabuhan Tanjung Priok berdasarkan Laporan Polisi Nomor : 148/K/VII/2019/Resort Pel, Tanĝgal 04 Juli 2019. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Reynold EP Hutagalung, SE, SIK, M Si, MH, dalam jumpa pers yang digelar di Polres Pelabuhan Kamis (11/7),  mengungkapkan setelah melakukan pendalaman  berhasil menciduk 4 (empat) tersangka yakni, berinisial AR, AS, dan DA didepan Hotel Santika Kelapa Gading  Membawa uang dollar Amerika palsu dengan pecahan USD 100 000 sejumlah 10 ikat.
waktu kejadian pada Kamis (4/7) pukul 14 10 wib di depan Hotel Santika  Jl Raya Kelapa Gading Jakarta Utara. Modus operandinya dimana para tersangka dengan mengedarkan mata uang asing dengan cara diperjual belikan kepada masyarakat Umum guna mendapat keuntungan, Ujar Kapolres.Lanjut kapolres, kami telah mengecek uang yang diduga palsu ke Bank, money changer bahkan memeriksa uang dollar tersebut ke pihak Kedutaan Amerika yang menyatakan tidak terdaftar, ujar Reynold EP Hutagalung.
Data Kepolisisn Polres Pelabuhan Tanjung Priok yaitu, tercatat barang bukti puluhan mata uang asing palsu diantaranya, dollar Ameri8ka, dollar Singapura, dollar Kanada, ringgit Brunai, mata uang Euro, real Brazil, poundsterling UK, dinar Kuait, naira Nigeria, rupe india, lira Turki dan mata uang Korea Utara, kata Kapolres.
Kronologis kejadian berawal dari Anggota Unit III Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, mendapat informasi adanya penjualan kertas mata uang asing yaitu dollar US.
Dari informasi itu dilakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan terhadap DA (54) warga Kec Bojong Kab Bogor Jawa Barat , RVL (61) beralamat di Kec Cipinang Cependak Kec Jatinegara Jakarta Timur, AS (46) berdomisisli Kab Wonosobo Jawa Tengah, dan AR di Jl Raya Kelapa Nias Kelapa  Gading Jakarta Utara yang sedang mengedarkan mata uang asing palsu dengan cara akan dijual dollar tersebut kepada Ai belum tertangkap sejumlah 1(satu) burt terdiri dari 10 (sepuluh) lak, untuk setiap 1 (satu) lak berisi 100 (seratus)  lembar yang masing masing setiap pecahan senilai 100 000 USD dengan harga setiap 1 (satu) dollar dengan harga RP5000 ribu dengan total Rp 500 juta, hasil Pengembangan dan dilakukan penangkapan terhadap FF (41) warga Cakung Jaktim, PA (34) beralamat Puri Nirwana Cibinong Bogor dan HS (49) alamat Kec Tenggarong Kab Kutai Kartanegara Kaltim,  berikut barang bukti yang disita berupa mata uang asing dari berbagai negara yang nilainya sejumlah Rp 300 milyar, ungkap Kapolres. Para tersangka terancam melanggar tindak pidana Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 245 KUHP dengan piudana penjara 15 tahun, pungkasnya.( Benny PS)

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: