Select Page

Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Aceh Bersikap Terkait Pemilu 2019

Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Aceh Bersikap Terkait Pemilu 2019

WI – BANDA ACEH – Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Aceh menggelar bincang-bincang elemen sipil di Sekretariat Aceh Institute, Banda Aceh, 7 Februari 2019 lalu. Mereka membahas kondisi terkini terkait Pemilu 2019 serta dinamika elektoral dan kontestasi politik yang dinilai cukup menguras energi semua pihak.

Juru Bicara Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Aceh, Saiful Akmal, mengatakan, menyikapi kondisi tersebut, pihaknya mengeluarkan pernyatakan sikap bersama berisi lima poin.

Pertama, mengajak semua unsur masyarakat, termasuk para elite, aktor politik, parpol, caleg, penyelenggara pemilu untuk mengedepankan pendidikan politik yang bermartabat demi tercapainya Pemilu 2019 yang berkualitas.

Kedua, sepakat bahwa pemilu adalah ajang untuk adu ide, adu program dan adu kewarasan, bukan malah menjadi ajang adu ujaran kebencian (hate speech), berita bohong (hoax), kampanye hitam dan negatif (negative and black campaign), dan saling serang tanpa substansi yang berujung kepada semakin kacaunya kondisi di tengah masyarakat.

Ketiga, meminta dengan tegas agar semua caleg yang melakukan praktik kampanye politik uang atau money politic untuk ditindak sebagaimana aturan yang berlaku, dan mengimbau kepada masyarakat dan kita semua untuk tidak ikut menyuburkan praktik money politic dalam pemaknaan yang seluas-luasnya.

Keempat, meminta kepada pihak panwaslih dan kepolisian untuk memantau dan menindaklanjuti dengan profesional setiap laporan masyarakat terkait money politic.

Kelima, adalah fakta bahwa Pemilu 2019 lebih didominasi isu pilpres, sementara isu pileg DPRK dan DPRA cenderung terlupakan dan luput dari perhatian publik. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat Aceh untuk memantau proses dan tahapan pelaksanaan Pemilu 2019, baik pilpres dan khususnya pileg secara bersama-sama.

“Untuk menindaklanjuti keberlanjutan agenda dan rekomendasi bersama dari pertemuan awal ini, maka kami akan kembali bertemu pada Selasa, 12 Februari 2019 di Sekretariat Forum LSM Aceh, dan mengajak semua elemen sipil untuk sama-sama berkontribusi dan bersinergi lebih maksimal lagi ke depan,” ujar Saiful Akmal.

Berikut elemen sipil tergabung dalam Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Aceh yang teken pernyataan sikap tersebut:

1. Aceh Institute (AI)

2. Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA)

3. Forum LSM Aceh

4. Balai Syura

5. KontraS Aceh

6. Walhi Aceh

7. ICAIOS

8. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Aceh (P3KA)

9. Padebooks

10. Komunitas Kanot Bu

11. Komunitas Turun Tangan

12. Taufiq A. Rahim – Akademisi Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh

13. Tasmiati Emsa – Akademisi Universitas Iskandar Muda (UNIDA)

14. Zoelfan Amroe

15. Fuadi Mardhatillah (Media-Waspada)

16. Ichsan Maulana (Media-Harian Rakyat Aceh)

17. Mawardi Ismail (Akademisi Unsyiah)

18. Yarmen Dinamika (Forum Aceh Menulis/FAMe)

19. Saifuddin Bantasyam (Akademisi Unsyiah)

20. Rizkika Lhena Darwin (Akademisi UIN Ar-Raniry)

21. Khatijatusshalihah (Akademisi Unsyiah).[*]

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: