Select Page

Implementasi Pendidikan dan Kesehatan di Papua Barat

Implementasi Pendidikan dan Kesehatan di Papua Barat

 

WI | Papua Barat, – Pendidikan merupakan hal yang mutlak bagi warga negara Indonesia. Pendidikan adalah jalan terbaik untuk meningkatkan taraf kehidupan sebuah generasi tak terkecuali di Indonesia. Dimana Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki kemajemukan dalam berbagai dimensi kehidupan, baik strata sosio-kultur, politik, ekonomi, juga kondisi geografis dan topografi alamnya.

Disamping pendidikan, hal yang tak kalah penting bagi kehidupan seseorang adalah kesehatan. Menurut World Healty Organization (WHO) kesehatan ialah keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan. Kesehatan ialah konsep positif yang menekankan pada sumber daya pribadi,sosial dan kemampuan fisik.

Pendidikan dan kesehatan di Indonesia seharusnya sudah merata. Hal ini yang kerap diupayakan oleh setiap pemerintah yang menjalani pemerintahan di Indonesia. Namun kita dapat mengetahui kenyataannya, di daerah pelosok-pelosok di negeri yang indah ini, masih banyak pendidikan dan kesehatan yang belum terjangkau.

Seorang aktivis perempuan yang peduli pada pendidikan dan kesehatan di daerah Papua Barat, Sofia Laynora Kuway atau yang biasa disapa Nora Kuway, mengatakan kepada awak media online Wahana Indonesia,
“Membangun suatu peradaban itu tidak mudah. Pendidikan menjadi salah satu strateginya. Sementara berjuang menjadi alasan diri dari setiap orang untuk mencapai pendidikan itu sendiri.” tegasnya.

Papua Barat merupakan salah satu provinsi Indonesia yang terletak di ujung barat Pulau Papua dengan Ibu kota Manokwari. Kesehatan dan Pendidikan di Papua Barat masih sangat perlu diperhatikan oleh pemerintah Indonesia. Hal paling utama adalah dimana akses pendidikan dan kesehatan di Papua Barat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Jika saat ini akses dari pendidikan dan kesehatan di Papua Barat dikatakan sudah memadai, namun pada realitanya hal itu belum cukup untuk bisa mencetak dan memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan.

Nora Kuway berpendapat, untuk membangun suatu peradaban yang lebih maju di Papua Barat, pemerintah harus memahami nilai-nilai yang diciptakan manusia sebagai nilai dasar. Kemudian Nilai-nilai yang membangun karakter manusia merupakan kombinasi konsep dari nilai-nilai sosial. Dan hal tersebut dapat terpenuhi oleh pendidikan yang merupakan lembaga sosial, yang berfungsi dalam pembentukan karakter manusia. Sementara implementasi nilai kesehatan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, dimana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup dan meningkatkan efisiensi kerja dan belajar.

“Faktanya, integritas sosial tanpa pendidikan akan membuat sulit untuk melahirkan kreatifitas yang sehat, jadi berpendidikan itu penting. Dan mempunyai jasmani dan rohani yang sehat adalah tiangnya.” sambungnya, menutup percakapan. [IF]

About The Author

I. F. Donne

Penulis lahir di Jakarta. Penulis adalah lulusan Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra. Penulis pernah aktif di berbagai komunitas sastra di Jakarta. Beberapa karya penulis, diantaranya; Novel ‘Alinea Terakhir Kheista’, Serampai Cerpen ‘Soejinah’ dan ‘Dunia Luka’. Buku antologi puisi bersama sastrawan-sastrawati. Diantaranya Buku antologi puisi Empat Amanat Hujan (Bunga Rampai Puisi Komunitas Sastra DKJ), Kerlip Puisi Gebyar Cerpen Detak Nadi Sastra Reboan, Kitab Radja dan Ratoe Alit, Antologi Fiksi Mini, dan beberapa puisinya juga dimuat di majalah Story. Penulis juga sudah memiliki dua buku antologi cerpen bersama beberapa penulis, yaitu Si Murai dan Orang Gila (Bunga Rampai Cerpen Komunitas Sastra DKJ) dan Kerlip Puisi Gebyar Cerpen Detak Nadi Sastra Reboan. Beberapa judul cerpennya pernah memenangkan lomba tingkat nasional, diantaranya berjudul, Sepuluh Jam mendapatkan juara 2 di LMCPN (Lomba Menulis Cerpen Pencinta Novel), Randu & Kematian pada tahun 2011 dan Selongsong Waktu pada tahun 2013 mendapatkan juara harapan kategori C di Lomba Menulis Cerpen Rotho - Mentholatum Golden Award. Penulis juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan, seni dan budaya. Aktifitas yang dijalani penulis saat ini adalah menjadi jurnalis di media online Wahana Indonesia.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Index

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: