Select Page

Dinamika Politik di Kabupaten Simeulue

Dinamika Politik di Kabupaten Simeulue

Oleh Yunus Bidin, S.H, M. H
Pemerhati sosial politik Aceh, domisili di Aceh Barat

Menyikapi aksi masyarakat yang mengatas namakan “Aliansi Gerakan Masyarakat Anti Pejabat Amoral (GEMPAR) melakukan aksi damai di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabuten (DPRK)  Simeulue terkait polemik video yang diduga kontennya Bupati Erly Hasyim yang kemudian direspon oleh DPRK dengan dibentuk Panitia khusus (Pansus) dalam rangka mengivestigasi dan mendalami terkait permasalah tersebut diduga sangat kental dengan muatan politis dan sepertinya diorganisir oleh para elit politik di kabupaten kepulauan tersebut yang tidak senang pada kepemimpinan Bupati Erly Hasyim.

Peristiwa politik yang tidak edukatif ini  sesunguhnya sangat  disayangkan terjadi, sebab pemerintah kabupaten setempat sedang gencar-gencarnya  melakukan trobosan pembangunan dengan berbagai upaya termasuk melakukan lobi- lobi ke pemerintah pusat agar terwujudnya percepatan pembangunan di kabupaten yang dulunya penghasil cengkeh tersebut agar setara dan sejajar dengan kabupaten kota lainya di Aceh, bukan justru mempersoalkan yang sifatnya remeh temeh tersebut yang belum terbukti kebenarannya, malah sang Bupati telah mengatakan bahwa wanita dalam video tersebut adalah istrinya.

Kentalnya muatan politik dapat terlihat kembali dari cara kerja tim Pansus yang terkesan cepatnya seperti kilat, hanya dengan berdurasi tiga hari dan kemudian langsung dianggap cukup lalu menyimpulkannya dengan mengelar sidang paripurna sekaligus menyatakan pendapat terhadap masalah tersebut. Jika seperti ini mekanisme kerjanya maka keberadaan tim Pansus tersebut patut dipertanyakan kredibilitas dan legitimasinya.

Dibentuknya tim Pansus sebenarnya sah-sah saja dalam merespon dinamika yang terjadi dalam di masyarakat sebab Pansus tersebut merupakan instrument kelengkapan DPRK yang bersifat politis sekaligus DPRK representasi dari rakyat, namun dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya tidak boleh mengenyampingkan prinsip-prinsip  dalam hukum baik aspek formil maupun aspek materil seperti misalnya meminta keterangan atau kalarifikasi para pihak yang terkait dengan permasalahan tersebut, mencari keterangan siapa yang membuat dan mengedarkan video tersebut, meminta pandangan serta keterangan ahli, baik ahli yang berkaitan dengan IT  maupun ahli hukum pidana sehingga kinerja Pansus dapat dipertangungjawabkan baik secara politik maupun secara hukum.

Bupati Simeulue, Erly Hasyim akhirnya angkat suara menanggapi kasak-kusuk penyebaran video pribadinya beberapa hari lalu. Erli menyatakan akan melaporkan penyebar video pribadinya dengan aduan dugaan pelanggaran UU ITE, sekaligus menggugat ganti rugi senilai Rp 100 miliar.

Pernyataan tersebut disampaikan Erli Hasyim kepada awak Media Jumat (2/8), menanggapi hasil paripurna DPRK Simeuleu yang akan meneruskan hasil pansus ke Mahkamah Agung. Erli menilai ada sesuatu yang dipaksakan dalam paripurna DPRK, Kamis (1/8). Mantan anggota DPR Aceh ini menyatakan, kewenangan rapat paripurna itu seharusnya memutuskan, bukan malah meneruskan hasil pansus.

Erli Hasyim mengatakan, selama ini dirinya memang tidak mau menanggapi penyebaran video pribadinya itu. Namun, karena sudah dibawa ke paripurna DPRK dan hasilnya meneruskan ke MA, maka dirinya harus mengambil sikap.

Menurut Erli Hasyim, saat ini ia sudah menunjuk tim pengacara untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. Saat ini, tim pengacaranya sudah mengumpulkan alat bukti yang akan dilaporkan ke polisi.

Usulkan pemakzulan

Sementara itu, Irawan Rudiono, Ketua Tim Pansus yang mengusut perkara video pribadi Bupati Simeulue itu menyebutkan ada beberapa alasan yang membuat tim Pansus DPRK Simeuleu mengusulkan pemakzulan Bupati Erli Hasyim. “Pertama, sesuai video yang sudah beredar. Kemudian, tuntutan unjuk rasa Gempar, rekaman dan juga berita-berita dari media massa,” kata Irawan.

Ia juga mengatakan, tim pansus sudah dua kali memanggil Bupati Simeulue untuk mengklarifikasi video, namun Erli Hasyim tidak datang. Menurutnya, hal itu menguatkan dugaan bahwa perempuan dalam video itu bukan isterinya. “Kalau memang isterinya kenapa tidak mau hadir saat diminta klarifikasi,” ujar Ketua Tim Pansus Irawan Rudiono, menjawab awak Media Jumat malam tadi.

Menurut Erli, saat ini ia sudah menunjuk tim pengacara untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. Saat ini, tim pengacaranya sudah mengumpulkan alat bukti yang akan dilaporkan ke polisi.

Sebelumnya, Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRK Simeuleu, yang diketuai Irawan Rudiono, telah menyelesaikan tugasnya terkait video pribadi Bupati Simeulue yang menyebar ke publik belum lama ini. Hasil kerja tim Pansus disampaikan melalui rapat Paripurna DPRK Simeuleu, Kamis (1/8).

Ketua Tim Pansus Irawan Rudiono dalam laporannya menyebutkan, selama tim Pansus menjalankan tugasnya terhitung sejak 29 Juli 2019, tim pansus tidak mendapat intervensi dari pihak manapun. “Kami sampaikan, semua yang dilakukan tim pansus, semua berdasarkan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Untuk bukti terkait video yang dikumpulkan pihak tim pansus, kata Irawan Rudiono, telah diserahkan langsung kepada ketua DPRK Simeuleu, Murniati SE, yang memimpin rapat paripurna. Irawan menyebutkan, berdasarkan hasil investigasi oleh tim pansus, maka tim pansus berpendapat untuk segera ditindaklanjuti oleh lembagaDPRK Simeuleu.

Rapat paripurna itu, tidak dihadiri oleh Bupati Simeulue serta jajaran SKPK, meskipun telah diundang. Rapat paripurna itu mendapatkan penjagaan dari aparat keamanan. Menurut Irawan Rudiono, ketidakhadiran Bupati dan jajaran tidak mengurangi semangat untuk melaksanakan rapat paripurna ini.

Pimpinan rapat paripurna, Murniati SE, usai menerima laporan hasil tim pansus menyatakan bahwa tim pansus telah bekerja maksimal. Dikatakan, laporan hasil tim pansus telah disetujui bersama oleh 13 anggota DPRK yang hadir.

Namun demikian ada hal yang lebih urgen menyangkut kehidupan sosial dan kesejahteraan masyarakat kawasan Simeulue yang harus dipikirkan bersama oleh Eksekutif maupun Legislatif di Kabupaten Simeuleu. Mari !

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media

Categories

Android

Download Aplikasi android: