Select Page

Debat Pilkada Tana Toraja, Victor Batara Singgung Kasus Hukum Bandara Buntu Kunyi’

Debat Pilkada Tana Toraja, Victor Batara Singgung Kasus Hukum Bandara Buntu Kunyi’

WI | TANA TORAJA,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja mengadakan Sesi debat kandidat Pilkada Tana Toraja putaran kedua yang digelar di Hotel Metro (1/12).

Kandidat petahana nomor urut dua, Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara (Nico-Victor), diberi kesempatan menanggapi tata kelola pemerintahan di era Nico-Victor sudah berjalan sesuai mestinya.

Calon Wakil Bupati (Cawabup) Victor Batara menyebutkan, bentuk tata kelola berupa lelang jabatan untuk pimpinan OPD sudah dilakukan sebagai bentuk transparansi.

Penempatan aparatur juga sudah dijalankan dalam empat tahun pemerintahannya.

Terbukti dengan seluruh program kerja berjalan dengan baik tanpa hambatan dan tak satupun aparat maupun pejabat yang tersangkut kasus hukum dalam empat tahun jabatan Nico-Victor.

Victor lalu menyinggung kepastian hukum di era Theofilus-Zadrak 2010-2015 terkait adanya pejabat daerah yang tersangkut kasus hukum di Polda Sulawesi Selatan.

Kasus tersebut terkait dengan pembebasan lahan Bandara Buntu Kuni yang melibatkan tim 9.

Tim tersebut merupakan tim yang diketuai langsung Bupati Theofilus yang menjabat pada masa itu.

Victor bahkan sempat mempertanyakan kepastian hukum kasus tersebut, apakah berlanjut atau dihentikan.

“Inilah yang seharusnya didorong kepada aparat untuk dituntaskan sebagai bagian dari adanya kepastian hukum,” tegas Victor.

Soal tata kelola pemerintahan, Nico-Victor menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan sesuai aturan yang ada.

“Demikian halnya soal transparansi publik. Ada dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) yang memberikan transparansi kepada siapapun. Akses internet masuk pelosok dan layanan publik kian terbuka,” kata Victor.

“Karena itu, jika masih dipercaya memimpin Tana Toraja, Nico-Victor tinggal memperbaiki yang kurang dan melanjutkan yang sudah baik” tambahnya.

Sementara, Calon Bupati (Cabup) petahana Nicodemus Biringkanae menjawab tuntas soal perlindungan perempuan dan anak. Nico-Victor sudah memberi kepercayaan kepada dinas pemberdayaan perempuan dan menuntaskan seratus lebih penegakan hukum atas kasus perempuan dan anak.

Menanggapi pertanyaan Victor soal kepastian hukum, Theofilus mengakui jika hal itu masih dalam proses hukum. (yan)

About The Author

Red

Redaktur Pelaksana Tlpn/WA : 08888917522 / 085261780596 email: redaksi@wahanaindonesia.com

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *